Pelajari Cara Mengambil Foto Makanan Yang Luar Biasa

Mengambil gambar yang bagus dari hidangan makanan yang berbeda tidak semudah yang terlihat di buku masak dan iklan makanan. Perhatian besar harus dilakukan saat mengambil bidikan ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain sudut sajian, komposisi, pencahayaan, serta masalah yang mungkin timbul. Berikut adalah beberapa panduan P-Social.my.id untuk membantu Anda meningkatkan kualitas gambar Anda.

Petir:
Pertimbangkan pencahayaan di dapur atau tempat di mana Anda akan memotret piring. Sebaiknya Anda mengetahui hal ini terlebih dahulu sehingga Anda tidak perlu lagi melakukan penyesuaian di tempat tersebut.

Tempat gelap dapat dikoreksi dengan menggunakan deretan lampu fluorescent yang memiliki diffusers. Kelemahan dari metode ini adalah bahwa gambar akan memiliki warna hijau yang redup. Tergantung pada kamera yang Anda miliki, mungkin ada pengaturan yang menetralkan efek pencahayaan fluorescent atau filter magenta dapat digunakan untuk mengimbanginya.

Stabilitas tripod:
Karena Anda memotret makanan, setiap pemotretan dilakukan dari jarak dekat. Tidak seperti bidikan yang diambil dari jarak jauh, bidikan yang dilakukan dalam jarak dekat sensitif terhadap gerakan.

Setiap gerakan tiba-tiba dan gambar akan hancur. Memfokuskan subjek juga menjadi lebih mudah saat menggunakan tripod atau bahkan hanya setumpuk majalah.

Presentasi makanan:
Untuk mendapatkan tampilan profesional itu, potong piring dalam bentuk geometris. Penataan makanan yang tepat juga penting agar Anda dapat menampilkan bahan masakan serta kekuatannya.

Menghias makanan yang akan Anda potret akan meningkatkan warna alaminya, membuatnya lebih menarik bagi mata.

Berfokus pada subjek:
Foto yang agak kusam akan menjadi hidup dan dinamis jika berhati-hati saat memfokuskan dan menyesuaikan kedalaman bidang kamera.

Jika kamera Anda tidak memiliki fokus manual, tekan tombol rana kamera setengah untuk mengunci fokus pada kedalaman tertentu. Pengomposan ulang fokus dapat dilakukan dengan mengubah posisi kamera saat tombol rana masih ditekan setengah.

Kamera otomatis biasanya tidak memiliki aperture atau depth of field. Beberapa sengaja menyesuaikan aperture sedemikian rupa sehingga latar belakang menjadi kabur untuk meningkatkan fitur subjek sementara yang lain lebih suka bahwa depth of field yang lebih luas digunakan untuk menangkap keseluruhan pemandangan.

Ini adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang fotografi makanan. Latihan terus-menerus akan membantu Anda menghasilkan bidikan yang lebih baik. Ikuti insting Anda. Terkadang ini memungkinkan Anda untuk mengambil bidikan yang lebih baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published.