Bicara Dan Sentuh Hati Audien

Presentasi dan seminar menjadi terlalu akrab di dunia bisnis. Jim Speaker hadir dengan proyektor overhead dan slide PowerPoint-masing-masing dengan empat dari lima poin. Butuh Hiburan? Cek Film Bridgerton Season 2 Episode 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Beberapa jam kemudian seminar berakhir. Seminar bersifat informatif tetapi bisa mematikan.
Berikan saja selebaran itu kepada saya dan saya akan membacanya di rumah!

Dibutuhkan presenter yang dinamis untuk keluar dari belakang podium dan menggoyang dan memotivasi audiens mereka. Fakta menyentuh atau pikiran, tetapi kekuatanlah yang berasal dari cerita yang menyentuh hati.

Bicara Dan Sentuh Hati Audien

Semua orang suka cerita. Cerita memberi kita wawasan kehidupan dan sifat manusia. Mereka bisa membuat kita tertawa dan mereka bisa membuat kita menangis. Bercerita akan melampaui poin-poin dan akan membuat kesan yang mengesankan pada hati yang dapat mengubah hidup.

Sebagai pembicara, bagaimana Anda bisa menggunakan cerita untuk memberikan presentasi Anda dampak yang Anda inginkan:

• Ceritakan kisah inspirasional untuk membujuk, memotivasi, atau menghibur. Gunakan cerita untuk menggambarkan hal yang ingin Anda sampaikan. Cobalah untuk menemukan cerita yang relevan dengan audiens. Misalnya, untuk insinyur perangkat lunak, ceritakan tentang insinyur muda yang memulai perusahaan di garasinya dan bagaimana Microsoft mengubah dunia.

• Ceritakan sebuah kisah dari pengalaman Anda sendiri. Biasakan membuat jurnal cerita dan catat pengalaman hari Anda. Anda akan memiliki banyak pengalaman unik untuk menarik dari untuk menggambarkan poin Anda.

• Gunakan gerakan dan teknik akting untuk menghidupkan kisah Anda. Jangan hanya memberi tahu audiens Anda tentang klien yang sulit; bangun dan tunjukkan pada mereka. Tindakan memiliki dampak yang lebih besar pada titik yang Anda buat.

• Gunakan deskripsi dan dialog. Bawa audiens Anda ke dalam cerita dengan menggunakan deskripsi dan dialog. Bantu mereka memvisualisasikan dan merasa bahwa mereka adalah bagian dari pengalaman.

• Latih kisah Anda sampai itu alami. Gunakan mondar-mandir dan ritme untuk mengkomunikasikan pesan Anda kepada audiens Anda. Dengarkan rekaman diri Anda. Periksa bagaimana Anda telah memvariasikan nada suara Anda dan kecepatan Anda untuk menciptakan dampak terbesar dalam cerita Anda.

Ingat ini bukan tentang Anda; ini tentang audiens Anda. Anda memiliki kisah hebat dan pesan penting untuk disampaikan. Dengan berkonsentrasi pada audiens Anda, Anda akan menjadi lebih percaya diri dan santai. Ini akan membuat audiens Anda merasa nyaman dan lebih mudah menerima pesan Anda.

Leave a Reply